Rabu, 05 Oktober 2011

Cinta Kasih


“kenapa sih kamu kok bisa cinta aku??” sang pacar hanya menjawabnya dengan senyuman, bukan sekali atau dua kali, namun puluhan kali nadia tetap mendapat jawaban yang sama..

suatu sore nadia tengah duduk sambil ngerumpi ala para wanita di sebuah Café bersama teman temannya.

Fina,Angel, dan Aqila..

nadia iri terhadap teman-temannya, mereka selalu punya alasan mengapa pacar2 mereka memiliki alasan setiap kali ditanya “kenapa kamu cinta aku”..

Fina suka bilang, pacanya suka sama dia karena Fina orangnya cantik dan Badannya seksi..

sedangkan Angel, pacarnya bilang, dia cinta Angel karena Angel anaknya BAIK, ASIK, dan tentu saja cantik

kemudian Aqila, aqila bilang.. “pacarku suka sama aku gara2 denger aku jadi vokalis band di kampus, katanya sih suaraku bagus dan unik., dia selalu bilang.. “bersyukurnya aku, punya pacar BAIK, CANTIK, PINTER NYANYI LAGI…”

Sedangkan Nadia.. lagi dan lagi tidak punya jawaban.. karena pacarnya tidak pernah mengatakannya..,,
nadia semakin kecewa.. “Beararti Pacarku tidak mencintaiku lagi” !!! nadia mengambil garis besar dari apa yang di alaminya.. mereka semua punya alasan.. sedangkan kamu enggak pernah punya… Mulai sekarang kita "PUTUS” Nadia mengucapkan itu dengan rasa amarah .. kekasihnya hanya diam.. dia seperti ingin mengatakan sesuatu kepada nadia.. tapi nadia tidak memberinya kesempatan.. nadia melangkah penuh rasa kesal..

Suatu hari nadia pergi keluar kota bersama teman2nya.. jalanan penuh dengan kabut tebal.. hujan turun sangat lebat.. nadia kehilangan control mobilnya.. mobil terjun bebas kedalam jurang..

Gelap..

sunyi..

hilang..

nadia tersadar dalam keadann yang berbeda, Wajahnya penuh luka gores ynag dalam, bekasnya membuat nadia menjerit sejadi jadinya..
tapi lagi lagi nadia tidak bisa menjerit seperti biasa, lidahnya kelu… dokter masih kesulitan mengobati saraf lidah miliknya.. ada sesuatu yang salah pada lidah nadia.. ia tidak bisa menggubakannya untuk berbicara..

Belum habis kesedihannya.. saat akan melangkah nadia kesakitan.. karena kedua kakinya di Gips.. ia mengalami patah tulang parah akibat tergencet Dashbor mobilnya.. beruntung orang tuanya tidak mengijinkan dokter untuk mengamputasi kedua kaki nadia..

Nadia benar2 terpukul..

Di tempat pemulihan, nadia yang tengah duduk diatas kursi roda.. memandangi hijaunya lembah yang bergurat hebat, Villa ayah nadia dijadikan Basecamp kesembuhan putrid mereka..
4 bulan sudah nadia berada disana, namun nadia belum merasakan perkembangan yang menggembirakan.. kakinya masih saja lumpuh.. lidahnya masih belum mampu berrkata sepatah-pun.
sedangkan wajahnya.. hingga hari itu, nadia enggan melihat cermin…

Suatu pagi , seorang pemuda datang, ia menghampiri nadia di tempatnya biasa duduk. karena nadia belum bisa berbicara, nadia hanya menulis ucapannya pada selembar kertas..

“Kenapa kamu kesini??

“aku kesini pengen ketemu kamu Nad..”

“kemana aja kamu selama ini?? kamu malu ya punya mantan pacar yang Cacat??

pemuda itu tersenyum.. “aku enggak malu nad.. sehabis putus sama kamu, aku pergi ke korea.. aku diajak adik papa buat bantu2 dia disana..

“kenapa kamu punya fikiran buat ketemu aku lagi, bukannya dulu aku udah mutusin kamu, apalagi sekarang aku Cacat, aku Buruk dan sudah enggak bisa apa-apa lagi.. aku udah enggak berarti..” nadia menangis…

pemuda itu memandang lekat wajah nadia.. di dekatkan badannya kearah nadia.

“kamu tau nad, Dulu , aku enggak bisa menjawab ketika kamu selalu bertanya , mengapa aku mencintai kamu… kalau dulu kukatakan aku mencintai kamu karena kamu pandai bernyanyi, tentu setelah keadaan kamu seperti sekarang, tidak ada alasan lagi bagiku mencintai kamu, kalau kukatan aku mencintaimu karena kamu pandai manari, masih adakah cintaku setelah kakimu tidak dapat digerakkan lagi, setidaknya sekarang??? dan kalu kukatakan karena wajahmu yang cantik dan menarik, tentu cintaku hilang setelah wajahmu cacat dan jelek..

“Jadi.. Dari dulu sampai sekarang hingga Nanti. Aku mencintaimu tanpa Alasan.. “aku mencintai apa adanya kamu”

Nadia menangis ..
dan pemuda itu memeluknya..
"AKU MENCINTAIMU KARENA AKU TAK MEMPUNYAI SATUPUN ALASAN..
BEGITU JUGA AKU.. AKU TAK MEMILIKI SATUPUN ALASAN UNTUK MENINGGALKANMU..
JADI, JANGAN BERI SESEORANG ALASAN UNTUK MENCINTAIMU… KARENA KELAK SESEORANG ITU AKAN MENINGGALKANMU DENGAN ALASAN ITU"

OPINI SAYA :
Cinta adalah.. Memberi… memberi… dan memberi.. cinta yang murni tidak pernah meminta, tidak pernah menuntut, ia hadir tanpa pamrih, ia penuh dengan keiklasan…
Dengan cinta hidup terasa manis.. indah dan sempurna..
ingat tidak saat masih pacaran.. pacar jerawatan dibilang sebersih embun, badan pacar gendut dibilang seksi dan menawan.. dan banyak lagi pembenaran lainnya.. tapi banyak diantaranya setelah menikah,, semua itu seperti lenyap.. kenpa?? “karena kita memiliki alasan….” 
Jadi, jangan kamu mencintai seseorang karena suatu alasan (yang pacar mu cantik lah, tampan lah, pintar lah, baik lah, berebakat lah, atau yang lainnya), apalagi kalau ada maunya.
Kalau kita mencintai seseorang cintailah dia, kasihilah dia, dan sayangilah dia dengan setulus hati dan tanpa pamrih. Itulah yang namaya Cinta Kasih.


satu lagi defini cinta meneurut gue:
Seseorang yang mencintai kamu....
Tidak bisa memberi alasan, mengapa DIA mencintaimu...
DIA hanya tahu, di mata DIA, kamulah satu - satunya..
Seseorang yang mencintai kamu....
Sebenarnya selalu membuatmu BAHAGIA, GEMBIRA, CERIA, DAN CANDA TAWA ...
Tapi DIA tidak pernah tahu hal SESUATU apa yang sudah ia lakukan,
karena semua yang DIA lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu....
Jarang memujimu...
Tetapi di dalam hati - NYA 
kamu adalah yang terbaik...
Hanya itu yang DIA tahu... 

Seseorang yang mencintai kamu....
Akan marah atau mengeluh,
jika kamu tidak membalas pesan KASIH-NYA atau telepon SAYANG-NYA...
Karena DIA peduli, dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu..

Seseorang yang mencintai kamu....
Hanya menjatuhkan air mata-NYA di hadapanmu...
Dan, ketia kamu mencoba menghapus air mata-NYA,
kamu telah menyentuh hati-NYA...
Di mana hati-NYA selalu berdegup, 
berdenyut,
bergetar untukmu...

Seseorang yang mencintai kamu....
Akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan...
Yang sengaja terucap, atau bahkan yang tidak sengaja...
Dan ia akan selalu menggunakan kata - kata itu, tepat pada waktunya...

Seseorang yang mencintai kamu....
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah...
Karena DIA tidak mau mengingkari janji-NYA...
DIA ingin kamu untuk mempercayai-NYA, dan
DIA ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman untuk selamanya...

Seseorang yang mencintai kamu...
yang selalu mengingat kejadian atau kesempatan istimewa,
seperti perayaan hari ulang tahunmu, atau yang lainnya...
Tapi DIA tahu bahwa setiap detik yang
DIA lalui adalah saat di mana..........
DIA mencintai kamu, dan tidak peduli hari apakah ini...

Hiduplah dalam cinta kasih seperti Kristus

Cinta kasih bukan saja sebuah perintah dari Tuhan kepada umat Kristen melainkan juga merupakan sebuah hukum dasar. Dari sini umat Kristen mempunyai satu hukum kehidupan yakni hidup dalam cinta kasih seperti Kristus. Cinta kasih menjadi dasar dan ukuran dari segala perbuatan untuk menghadirkan kebaikan Allah dan cinta-Nya kepada sesama.
Yesus Kristus sendiri telah menyatakan cinta kasih Allah kepada umat manusia dengan kata-kata dan perbuatan-Nya yang nyata dan memberi daya hidup bagi yang menerimanya. Sejalan dengan itu Ia pun memerintahkan supaya umat kristiani hidup saling mengasihi, melakukan perbuatan-perbuatan kasih, bahkan mendorong supaya tidak takut berkorban demi cinta kasih seperti Ia sendiri telah perbuat. Cinta kasih bersumber dari Allah dan dikonritkan oleh Putera-Nya dalam kebersamaannya dengan orang-orang miskin. Setiap orang yang melanjutkan kasih itu dalam kehidupannya, ia lahir dari Allah dan mengenal Allah.
Atas dasar ini, Tuhan mengajak kita untuk senantiasa membangun suatu relasi kasih dengan sesama sebagaimana kita dapat membangun relasi kasih dengan Allah. Dari sebab itu pula tidak mesti ditanya lagi “mengapa kita mesti hidup saling mengasihi?” karena orang-orang Kristen bukan saja mau menyembah Allah sebagai Tuhannya tetapi juga mau menjadikan-Nya pusat hidup dan perjuangannya; tidak saja mau mengagumi perbuatan-perbuatan Allah yang ajaib, melainkan pula mau meneladani karya-karya penyelamatan-Nya sebagaimana telah dinyatakan oleh putera-Nya Yesus Kristus. Orang Kristen mau hidup sebagai umat Allah yang memperhatikan bimbingan Tuhan ini “Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra, dan saling mengampuni sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (Ef 4:32).
Dalam situasi dan kondisi hidup dewasa ini memang masih relefan bila ditandaskan lagi bahwa umat Kristen akan berhasil mengasihi secara benar kalau dia mampu menghindari dirinya dari “dendam kesumat, kemarahan, dan pertikaian” (Ef 4:30-31) dan dari “cinta diri sendiri” sebab butirßbutir ini dapat menjadi penghalang dan perusak kesatuan antara manusia dengan manusia, bahkan antara manusia dengan Allah. Kasih yang benar tidak mengenal batas waktu, tempat dan orang. Kasih yang benar adalah merupakan wujud keikhlasan untuk mentaati, setia meneladani Kristus yang telah memberikan teladan cinta kasih dengan “mendokan mereka yang telah menyakitinya”, “menyembuhkan orang-orang sakit”, “menghibur orang-orang yang berduka”, “memberi makan kepada orang-orang yang lapar”.
Cinta kasih kristiani tidak tertutup dalam dirinya sendiri, melainkan terbuka untuk semua tanpa membeda-bedakan suku, daerah, warna kulit dan status sosial. Kasih kristiani mau berjumpa dengan siapa saja, bahkan dengan Tuhan sendiri. Cinta kasihlah yang memberikan kita kegembiraan dalam berbagai kegiatan pewartaan ataupun pelayanan. Cinta kasih juga memberi kita keberanian untuk mengampuni, menerima orang lain apa adanya mereka. Cinta kasih memelihara semuanya.
Mungkin Anda saat ini sedang menghadapi sebuah tantangan besar bagaimana mewujudkan cinta kasih di dalam keluarga, di lingkungan kerja atau dalam kehidupan sehari-hari? Itulah sebuah kenyataan dalam hidup bersama yang sering kali hanya bisa di atasi dengan keberanian mewujudkan “hidup dalam cinta kasih seperti Kristus sendiri” dan berdoa. Dengan sikap dan cara yang demikian maka kita dapat berharap bahwa akhirnya situasi dan kondisi hidup yang dihadapi akan menjadi baru. Semoga engkau dan aku, dan kita semua menjadi penyaksi hidup dalam cinta kasih.
P. Metodius Sarumaha, Ofm Cap.